Pada saat ini menipu adalah hal yang sangat mudah yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Era modern ini penipu semakin ulung dan juga pintar. Semakin majunya teknologi, para penipu ini memanfaatkan untuk menipu dan memanfaatkan untuk meraup keuntungan. Dan tidak sedikit masyarakat yang terkuras harta benda dan berakhir ludes tidak tersisa. Sebelum adanya media sosial dan aplikasi, penipu biasanya menggunakan SMS. Seperti meminta pulsa, transfer kepada korba dan sejenisnya.

Kementrian komunikasi informasi dan informatika (kemkominfo) menyediakan situs cekrekening.id untuk melacak nomor rekening yang terlibat tindak kriminal. Sayangnya masyarakat masih belum mengetahui akan info penting ini untuk menjauhkan dari penipuan. Penipu tidak kalah cerdik, sekarang ini merangkap ke media online. Tidak tanggung-tanggung, mereka merambah ke media sosial ke aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat terutam generasi milenial, seperti Instagram.

Sekarang ini Instagram sudah dimanfaatkan untuk berjualan dan bisnis lainnya, banyak penipuan yang berkedok berjualan produk online.

Penggunaan media sosial memang harus diimbangi dengan kewaspadaan. Kita jangan mudah percaya terhadap akun sembarangan, terutama akun yang bersifatnya mencurigakan. Supaya untuk berhati-hati lagi, sebaiknya kita mengetahui jenis penipuan yang sering terjadi di Instagram.

Untuk menghindari hal ini, ada beberapa jenis penipuan yang harus kita ketahui agar terhindar dari penipu-penipuan yang sedang marak di tengah-tengah masyarakat ini.

Munculnya akun palsu

Pada saat ini, belanja online yang dicari oleh banyak orang adalah berbagai macam pakaian dan juga sepatu. Brand-brand ternama sudah meraja lela dimanapun hingga bisnis online di Instagram. Karena hal tersebut, di online sudah ditemukan berbagai macam produk tersebut dipalsukan demi keuntungan si penjual tersebut. Dilansir dari finance.yahoo, akun-akun palsu yang menjual brand palsu sudah meraup keuntungan sebesar 65juta kali dalam setahun.

Akun yang menawarkan like gratis

Pada saat ini hal yang dilakukan agar menarik penjualan di Instagram adalah dengan memakai influencer untuk mempromosukan produk yang ingin dijual di media sosial. Hal ini memiliki cukup keuntungan bagi perusahaan. Tawaran yang sering dipromosikan adalah dengan semakin banyak barang yang dibeli maka akan mendapatkan banyak like di Instagram. Perusahaan biasanya menipu dengan menawarkan jumlah like gratis dengan harapan akan membeli barang banyak di IG. Tidak dipungkiri hal ini bisa terjadi palsu tetapi juga tidak mungkin kalau perusahaan benar-benar nyata.

Akun yang mengatasnamakan suatu brand

Tidak hanya merek yang dipalsukan, tetapi akun media sosial bisa menjadi sasaran untuk dipalsukan. Penipuan jenis ini seringkali muncul seperti di acara konser atau acara-acara penting lainnya.

Biasanya akun tersebut berkedok berkaitan dengan acara yang sedang diadakan oleh pihak yang bersangkutan. Biasanya mereka menjual tiket, merchandise yang berhubungan dengan acara yang sedang berlangsung.

Investasi palsu

Sudah banyak akun akun di Instagram yang menawarkan investasi dengan menggunakan akun bodong. Untuk itu, ketika menemukan akun-akun mencurigakan sebaiknya tidak untuk percaya terlebih dahulu. Harus mencari sistem kebenarannya melalui sitem OJK apakah memang aman peluang investasi seperti itu.

Agen travel palsu

Sekarang ini sudah banyak tawaran-tawaran yang menggiurkan yaitu jalan jalan dengan budget murah. Hal ini juga dimanfaatkan penipu untuk melancarkan penipuan dia untuk meraup keuntungan. Hal ini juga tidak sedikit menawarkan tiket perjalanan, hotel, guide dan lain sebagianya.

Giveaway palsu

Hampir semua orang suka dikasih barang secara cuma-Cuma alias gratisan. Sekarang ini sudah mulai marak program giveaway di Instagram. Sekarang ini giveaway sering muncul melalui akun resmi publik figur, banyak yang tergiur akan hal ini. Untuk itu berhati-hatilah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here