Setiap orang yang rela menurunkan berat badan, diet apapun yang pastinya mereka akan lakukan. Sudah banyak diet yang diterapkan untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan diet oatmeal. Diet oatmeal pada saat ini sedang sering digunakan oleh banyak orang karena dipercaya dapat membantu mereka untuk menurunkan berat badan.

Oatmeal memiliki banyak manfaat untuk tubuh. 128 gram oatmeal atau setara dengan satu cup yang mengandung 150 kalori, 5 gram serat atau memenuhi 18 persen kebutuhan serat harian dan sebagian besar protein. Oatmeal bisa menjadi sumber yang baik untuk beragam nutrisi seperti kalsium, magnesium, zat besi, potassium.

Mengutip dari men’s health, oatmeal mengandung serat yang dinamai beta-glucan. Penelitian menunjukkan, serat ini dapat membantu mengatur hormone lapar yang membuat kita lebih kenyang. Tetapi penelitian lain menemukan bahwa diet ini tidak memberikan banyak pengaruh kepada penurunan berat badan. Ada beberapa wanita yang mengalami obesitas mengikuti diet oatmeal ini. Mereka diberikan asupan rendah kalori yang mencakup dua porsi oatmeal per hari. Setelah mengikuti diet oatmeal, partisipan yang telah mengkonsumsi dua porsi oatmeal tidak mengalami penurunan berat badan yang besar ketimbang dengan kelompok makan lainnya. Tetapi sebagian orang yang mengonsumsi oatmeal, serat ekstra justru membantu mereka menurunkan berat badan lebih banyak. Beberapa hasil studi ilmiah tersebut membuat manfaat oatmeal untuk menurunkan berta badan masih belum jelas hingga saat ini.

Risiko Diet Oatmeal

Sama seperti dengan diet lainnya, hanya fokus pada satu jenis makanan. Diet ini juga termasuk rentan pada ketidakseimbangan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Melansir dari medical New Today, diet jenis ini cenderung membuat orang merasa lapar, pusing dan juga lelah. Diet juga dapat memperburuk kondisi kesehatan yang ada.

Beberapa risiko yang dapat timbul dari kita yang melakukan diet oatmeal:

  1. Kesulitan mempertahankan penurunan berat badan
  2. Encok
  3. Batu ginjal
  4. Peningkatan risiko masalah kesehatan kronis seperti gangguan jantung, tekanan darah tingi, osteoporosis, dan kanker.

Ketika kita ingin diet, sebaiknya mengikuti anjuran dari dokter yang lebih sehat dana man bagi tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here